Membuat Menulis Membaca dan Menghapus File pada PHP

Pada tutorial ini kita akan membahas cara membuat, menulis, membaca, dan menghapus file pada PHP, dimana tutorial ini sendiri merupakan kelanjutan dari tutorial manajemen file pada PHP. Sekarang mari kita ke prakteknya.

Membuat File

Fungsi yang digunakan untuk membuat file baru adalah fopen($filename, $mode). $filename mendefiniskan nama file yang akan dibuat, dan $mode mendefiniskan mode yang akan diterapkan. Mungkin anda akan bingung mengapa menggunakan fopen, dan apakah tidak ada fungsi fcreate() ?

Ya, dalam PHP tidak ada fungsi fcreate(). Namun fungsi fopen() akan membuat file baru bila file tersebut belum ada asalkan mode-nya ditulis write (“w”). Dan juga fungsi fopen() akan membuka file yang dituju apabila file tersebut sudah ada. Sekarang silahkan ketik script di bawah :

Fungsi file_exists() digunakan untuk menyatakan apakah file ‘tes2.txt’ sudah ada atau belum. Jika belum maka program akan membuat file baru bernama tes2.txt.

membuat menulis membaca dan menghapus file pada php

Namun jika sudah ada, maka program akan menampilkan output ‘File sudah ada’.

membuat file pada php

Merubah nama file

Kita dapat menggunakan fungsi rename() untuk merubah nama file / folder. Penulisannya pun juga cukup mudah :

Parameter :

  • $oldname, nama file/folder lama (wajib).
  • $newname, nama file/folder baru (wajib).
  • $context, sebuah deskripsi. Nilai ini tidak wajib ada.

Contoh :

Output :

merubah nama file pada php

Membaca isi file (read)

Untuk membaca isi file, maka fungsi yang digunakan adalah fread($handle, $length). Parameter $handle mendefinisikan lokasi file disimpan. Namun sebelumnya file ini harus dibuka lebih dulu menggunakan fungsi fopen(). Setelah dibuka barulah file tersebut dibaca menurut length/ukuran yang didefinisikan.

Pertama – tama kita membuka file dan mensetting modenya sebagai read “r”. Lalu kita mulai membaca file melalui fungsi fread(), sedangkan fungsi filesize() digunakan untuk mendapatkan ukuran bytes dari file yang sedang dibaca, dan terakhir kita menutup file yang sudah kita buka. Pastikan untuk selalu menutup file apapun apabila kita sudah selesai membukanya agar program yang sudah tidak kita butuhkan tidak berjalan di server, hal ini agar tidak memberatkan server.

Dan di bawah ini adalah hasil dari kode sumber di atas :

membaca file pada php

Pada output di atas, sebenarnya saya menampilkannya menggunakan tag <pre>. Namun sebenarnya kita tidak dapat menggunakan tag <pre> dalam hal menampilkan outputnya, karena pada umumnya kita menggunakan fungsi echo. Tapi yang jadi masalah, jika menggunakan fungsi echo maka outputnya akan menjadi seperti ini :

cara membaca file pada php

Maka solusinya supaya kita dapat menampilkannya perbaris, kita dapat menggunakan konsep perulangan. Fungsi yang dapat kita gunakan untuk menampilkan isinya adalah fungsi feof() untuk membaca isi file sampai akhir (End of File) dan fgets() untuk mendapatkan isinya secara per baris.

Output :

menampilkan isi file dengan php

Menulis isi file pada PHP

Dalam menulis isi file kita dapat menggunakan fungsi fwrite(), fungsi ini memiliki 3 parameter.

  • $handle mendefinisikan file yang akan dirubah yang sebelumnya sudah dibuka menggunakan fungsi fopen().
  • $string mendefinisikan konten yang akan di tulis.
  • $length adalah parameter yang bersifat opsional, parameter $length mendefinisikan panjang karakter yang ditulis dari parameter $string.

Contoh :

Program di atas akan menulis karakter hanya sampai “lorem”, karena saya membatasi parameter $length hanya sampai 5.

menulis file pada php

Fungsi fwrite() juga akan langsung menghapus data yang sebelumnya ada dalam file, dan menulis ulang datanya. Jadi jika anda menjalankan ulang program di atas dengan konten yang berbeda.

Maka data yang ditulis adalah “hallo dunia”, bukannya “lorem hallo dunia”.

Menutup file

Fungsi fclose() dapat kita digunakan untuk menutup file yang terbuka. Jika kita seorang Programmer, dan ingin di katakan Profesional. Ada baiknya kita selalu menutup segala jenis koneksi seperti koneksi ke MySQL, koneksi ke file dan jenis koneksi lainnya. Sehingga dapat menghemat pemakaian server, jadi tidak ada program yang berjalan di belakang layar yang padahal sudah tidak kita gunakan lagi.

Menghapus file

Untuk menghapus file caranya cukup mudah kita hanya perlu menggunakan fungsi unlink(). Contoh :

Maka secara otomatis file akan terhapus.


Demikian tutorial dari Membuat Menulis Membaca dan Menghapus File pada PHP, silahkan kunjungi tutorial lainnya seperti perbedaan metode GET & POST, Apa itu Cookies, apa itu Sessions pada PHP, manajemen folder pada PHP.

X