Apa itu NPM dan Apa Fungsinya Pada Node JS

Dalam tutorial kali ini kita akan mengupas tentang apa itu npm dan apa fungsinya pada Node JS ?. NPM adalah singkatan dari Node Package Manager. NPM adalah sebuah tools yang otomatis terinstal jika anda menginstal Node JS. Manfaat dari NPM ini adalah untuk menginstal modul/library – library yang dimiliki Node JS dan juga untuk menjalankan script pada command line.

Sekarang buatlah direktori baru, misal namanya adalah npm. Lalu jalankan cmd/terminal dan kemudian bukalah folder npm ini pada cmd tersebut. Setelah itu ketikan npm init, maka anda akan diminta untuk mengisi keterangan mengenai project yang akan anda buat. Seperti nama package, description, get repository, dll. Contoh penulisan npm adalah seperti contoh di bawah ini, perhatikan dari isian package name sampai license yakni baris 12 – 20.

Setelah anda selesai mengisi keterangan npm di atas, maka secara otomatis file json bernama package.json akan terbuat, dan tenang saja, karena anda masih dapat merubah isi dalam file ini. Isi dari file package.json saya, akan sesuai dengan data yang saya isi yakni data yang saya tebalkan jenis font-nya.

Lalu apa manfaat dari file package.json ini ?

File package.json adalah jantungnya Node JS yang berisi keterangan – keterangan metadata mengenai project Node JS yang kita buat. Keterangan – keterangan metadata ini adalah seperti name dari project kita, kemudian version, description, keyword, license dan masih banyak lagi. Berikut beberapa keterangan – keterangan dalam Node JS.

Name : Nama dari Project Node JS yang kita buat.

Version : Versi dari aplikasi yang kita buat, umumnya bernilai 1.0.0. Jika itu adalah aplikasi yang baru pertama kali dibuat.

Description : Deskripsi tentang aplikasi yang kita buat.

Main : Keterangan ini menjelaskan tentang file utama yang dimiliki oleh Project tersebut. Misal nama Project saya adalah “CRUD dengan Node JS”, kemudian nilai dari keterangan Main project saya adalah “script.js”.

Maka berarti file utama dari project saya adalah “script.js”. Anda juga dapat merubahnya.

Author : Biasanya berisi informasi mengenai si pembuat aplikasi seperti namanya, email, atau website.

License : Kode lisensi yang dikonfirmasi oleh aplikasi kita.

Dependencies : Adalah pihak ketiga yang kita gunakan dalam hal mendevelop aplikasi kita. Dependency ini dapat berupa package/module yang kita install menggunakan npm. Seperti misalnya module tanggal.

Dan masih banyak lagi seperti keywords, devDependencies, repository, bugs, body-parser, express, express-validator, mongoose, dan nodemon.

Cara Menginstall Module Dengan NPM

Silahkan buka cmd / terminal yang mengarah ke lokasi folder latihan kalian, dan mari kita perintahkan NPM untuk menginstall sebuah module dengan mengetikan perintah npm install nama_module :

Contoh dibawah ini dimana saya menginstall moment js yang biasa digunakan untuk menampilkan format tanggal dan waktu.

Tunggu sampai installasi selesai, dan bila sudah selesai dapat anda lihat pada file package.json, dimana pada file ini ditambahkan dependency baru bernama moment.

Apa itu NPM dan Apa Fungsinya Pada Node JS

Selain itu, secara otomatis juga akan ditambahkan folder baru bernama node_modules yang akan merangkum segala jenis module yang kita install dan file baru bernama package-lock.json yang nantinya akan digunakan untuk mengunci versi modul – modul yang sudah terinstall.

Sekarang ayo kita testing. Buat file javascript baru bernama script.js, buka teks editor anda, dan ketikan code di bawah ini :

Setelah itu jalankan pada cmd dengan mengetikan perintah node script.js.

Menghapus Module Dengan NPM

Jika ingin menghapus kembali NPM yang telah kita install, caranya cukup mudah. Anda dapat mengetikan perintah npm uninstall nama_module. Contoh :

Maka secara otomatis package node_modules, dan nilai pada dependencies akan terhapus juga.

Demikian tutorial dari Apa itu NPM dan Apa Fungsinya Pada Node JS.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *